Wednesday, August 23, 2006

tolong ya Rabi

Ada apa dihatiku
Rasanya berat tidak menentu
Ada sakit sedikit mengilu
Apa obatnya tolong beritahu

Di mana dia yang kucari
Sahabat tempat mengadu diri
Rasanya pedih sungguh sekali
Semua harus tanggung sendiri

Tolonglah aku tolong ya Rabi
Ku buat apa tolong bisiki
Aku mau belajar mengerti
Apa karmanya menjadi istri

.. feels like hell..

masih kedengeran pintu depan baru terkunci, langkah istri masih terdengar dari kamar.
suami keluar dan memanaskan air, bikin kopi.
hmm, ada yg gak biasa. e-tiket yang di sobek, ada HP diatas meja.

its must be that messages.

kopi jadi gak berasa lagi, jantung berdetak lebih keras. pundak rasanya berat.

i dont know what to say.

i was wrong. and i am wrong. no excuse.

semoga masih ada nanti malam.

curiosity killed the cat.

Sang istri bangun satu jam lebih awal pagi itu Maksudnya mau membereskan sofa dan gelas yang berantakan. Bukan suatu kebiasaan, memang.. tapi tak ada salahnya kan. Handphone di atas meja dipindahkan duluan. Tiba-tiba teringat ada teman yang menanyakan info apt di Penang.

Lihat di Inbox, loh sudah dihapus. Mungkin di Sent Items, waktu itu pernah forward ke siapa deh. Lihat di Sent Items, sudah dihapus juga. Yang ada sms2 ke Fauzi, G, Santa, eh ada nama Fira. Penasaran.

1.Ini nomer hp baru di singapur.
2.Asik kan, deket kalo mau ngapelin
3.Minggu depan. Ketemuan ya, tapi berdua aja.

Deg. Apa ini? Fira siapa? Rasanya jantung mau copot. Pikirnya, aku salah lihat. Dibaca sekali lagi. Iya, memang benar apa yang dibaca, ya itu isinya. Siapa ya? Apa artinya? Apakah ini bercanda? Rasanya tidak. Bukan suaminya bercanda dengan cara seperti ini.

Di atas meja ada kertas print-an itenary ke Bangkok. Ya, mereka memang mau ke Bangkok tanggal 8 Sept. Merayakan ulang tahun ke 6 perkawinan. Ironis ya. Kenapa pas dua-duanya ada di atas meja. Hp dan kertas itenary. Tanpa pikir panjang sang istri merobek kertas itu.

Doanya: Tolong bisa menutup mata dengan tersenyum malam ini. Semoga itu semua Cuma lelucon basi dari suamiku. Tolong supaya malam ini aku kembali meskipun berat di hati.

Monday, August 14, 2006

good to be back

aku sudah di simei lagi.
it's really good to be back. feels good to do something that you loved to do but you have not done so in a long time. good to be back in Jakarta biar cuma 6 hari 5 malem. good to be be back in Simei last night.

rasanya waktu tuh cepet banget ya jalannya. waktu ga mungkin nungguin kita, ga mungkin di-pause, rewind or di fast forward. so much have happened. inseminasi, ke jakarta, ulang taun mama, liat deni yang semakin aneh, ketemu orang2 yg lagi doyan nyari duit, balik ke simei, failed the golf test, leyeh2 nonton dvd setengah harian.

upon all that, one thing ga pernah berubah.

waktu berjalan terus, whether you like it or not.

g-

Friday, August 04, 2006

Tunggu dan coba lagi


Tadi waktu kamu email, berasanya sih biasa aja. Terus waktu YM an sama Oji, eh sedih juga sih.. nyaris nangis dikiiittt. Cukup lama dan cukup waktu untuk memohon punya anak bandel kayak yang difoto ini kan?

Memang sih paling gampang bilang "coba lagi aja", deep inside sih sebel juga.. tapi mau ngomel juga sama siapa? Sama Charles Lim ? dia juga bilang cuman 25%, gimana bisa disalahin. Salah si sperma ? Bagus dan lincah. Salah sel telur? Gak juga, besar kan, sampe lebih dari 5mm, dan banyak lagi. Salah si suster yang ngomongnya cepet itu kali ya?

Balik2nya ke Tuhan lagi. Dia yang megang 75%, curang ya? udah nunggu dan usaha cuman dapet 25%, kalo Dia tinggal bilang dapet 75%nya. Hmm.. lagi sibuk nyamperin yang udah berdoa dan usaha lebih lama dari kita kali ya? Yang 20 tahun, yang 15 tahun, yang 10 tahun.. atau lagi menyelamatkan yang keburu dan pengen lahir tapi di Libanon, or di Iraq.... persis seperti dokter kalo ada operasi delivery, mesti harus saat itu juga - gak boleh di tunda.

Hmm dan hmmm... i still love our small lovely family. Tunggu dan coba lagi aja ya, Sayang.

Siapa tahu Tuhan keluar dari ruang praktek dan kita cegat aja Dia, sementara ini ya mari kita tunggu berdua di depan pintuNya.

-hubby.